Hanya hari inilah kehidupan milik Anda, bukan kemarin yang telah pergi dengan segenap suka dan dukanya, dan bukan pula esok yang belum tentu datang, jangan-jangan Anda telah tiada, oopsss bukan mendoakan, tapi ajal siapa yang tau bener kan? Hari ini matahari memayungi Anda, dan siang menyapa Anda. Hanya hari ini milik Anda. Hakikat umur Anda hanya satu hari yaitu hari ini, disini saya mengajak Anda untuk berfikir secara sederhana bahwa kebahagian itu timbul setiap hari bila kita menysukuri setiap detik demi detik atas nikmat yang diberi. Jadikanlah kehidupan Anda abadi hari ini tapi jangan berfikir seperti Thanos musuh Avengers ya, yang ingin abadi menguasai dunia, tapi berfikirlah seakan Anda lahir hari ini, dan hari ini pula Anda akan mati. Dengan demikian, kehidupan Anda terbebas dari dekapan derita dan hampitan duka masa lalu, serta tidak terpengaruh oleh kegamangan dan hantu masa depan. Ok lanjut lagi

Mantapkan diri Anda untuk hari ini, fokuskan perhatian, bangkitkan semangat, lahirkan kreativitas dengan kesungguhan dan keuletan Anda. Lakukan yang terbaik yang bisa Anda lakukan untuk hari ini, keluarkan kebaikan terbaik Anda untuk hari ini, Anda harus bisa melakukan Sholat dengan Khusu', membaca ayat-ayat Al-Qur'an disertai pengahayatan dan perenungan mendalam akan kandungannnya. Untuk hari in Anda harus bisa melafalkan Dzikir dengan menghadirkan hati, bijak menghadapi segala persoalan, berprilaku mulia, lapang/ridha menerima apa yang didapat sebagai bagian milik Anda, peka terhadap keadaan atau fenomena baru, menjaga kesehatan tubuh, contohnya jangan terlalu sering mandi malam karena akan menyebabkan rematik di usia tua Anda, dan selain itu Anda juga harus dapat memberikan manfaat untuk orang lain. (pegel juga ngetik, ngopi dulu kali ya)

Untuk hari ini, Anda harus bisa membagi waktu, menjadikan menit-menitnya berbilang tahun, dan detik-detiknya berbilang bulan, nah ngerti ngak guys maksudnya? klo ngak ngerti komen ya. Anda harus mampu menanamkan kebaikan, memberi nasehat indah, tapi jangan kata-kata gombal karna itu hanya modus dan yang pasti memohon ampunan dosa untuk hari ini. ingatlah selalu Allah, persiapkan diri Anda untuk pergi setiap saat menghadap Allah (mati), buat temen-temen yang masih suka ngegosip kurang-kurangi gosip Anda, buat yang masih ada sifat iri, pudarkah sifat iri dihati Anda, buat yang masih punya sifat dengki, hilangkan sifat dengki Anda, untuk hari ini nikmatilah hidup Anda dengan penuh kebahagiaan, kesenangan, ketentraman dan kesejahteraan, lapang menerima rezeki, senang dengan tugas dan pekerjaan dikantor maupun dirumah, menyambut riang ilmu pengetahuan yang di karuniakan Allah kepada Anda

"Maka berpeganglah pada apa yang telah aku berikan kepadamu, dan hendaklah kamu termasuk orang-orang yang bersyukur." (Al-A'raf [7]: 144)

Nikmatilah hidup Anda hari ini, tanpa kesedihan, tanpa kecemasan, tanpa kemarahan, tanpa kedengkian dan tanpa perasaan dendam.

Tuliskanlah diatas prasasti hati Anda satu kalimat yang akan memotivasi hidup Anda lebi bararti,  yaitu kalima"Hidupmu hanya untuk hari ini".

Jika hari ini Anda bisa makan roti kering hangat dan lezat mengapa Anda mengingat roti kering kemarin yang telah beracun, ataukah anda menanti roti esok yang belum pasti?

Jika hari ini Anda bisa meneguk air putih tawar nan segar lantas mengapa Anda merisaukan air super asin kemarin, atau mengapa membayangkan aliran air panas esok?
Jika Anda yakin dan percaya diri bahwa dengan kehendak dan semangat baja Anda mampu, Pasti tekad Anda adalah, "aku hanya akan hidup hari ini"

Dengan demikian, Anda akan memanfaatkan setiap detik waktu hari ini untuk membangun eksistensi, mengembangkan bakat dan kemampuan, serta menjaga dan mengendalikan diri dari perbuatan hal-hal buruk. pasti tekad Anda menyatakan, "Karena hidupku hanya hari ini, maka aku harus memperbagus setiap tutur bahasa dan ucapakan, dan tidak mengeluarkan kata-kata kotor, keji dan tercela"

"Karena hidupku hanya hari ini, maka aku harus menata rumah dan kantor  dengan baik sehingga tidak berantakan, tapi teratur dan tersusun rapi."

"Karena hidupku hanya hari ini maka aku harus bersungguh sungguh taat kepada Allah; melaksanakan sholat fardhu secara utuh, diikuti sholat-sholat sunnah, mengarahkan segenap kemampuan untuk memahami Al-Qur'an, menelaah dan membaca buku-buku bermanfaat."

"karena hidupku hanya untuk hari ini, maka aku harus mampu menanamkan selaksa keutamaan di hati, dan mencabut pohon keburukan darinya beserta ranting-ranting kesombongan , ria (pamer), kedengkian, kebohongan, dan buruk sangka."

"karena hidupku hanya hari ini, maka aku harus menjadi diri yang bermanfaat bagi orang lain, memberi nasehat yang baik, membezuk yang sakit, mengiringi kepergian jenazah, memberi petunjuk bagi orang pada orang yang kebingungan, memberi makan orang lapar, dan memberika solusi atas kesulitan orang lain, aku juga harus berpihan dan membantu orang yang teraniaya, mengasihi orang lemah, memuliakan orang alim, menyayangi anak kecil, dan menghormati orang yang lebih besar."

"karena hidupku hanya hari ini, maka yang telah terjadi biarlah berlalu seperti matahari terbenam di ufuk barat. Wahai masa lalu, pergilah! aku tak akan menangisimu engkau pun tak akan pernah melihatku mengingatmu walau sesaat. Engkau hanyalah masa lalu yang telah pergi meninggalkan kami, dan engkau tak akan pernah kembali."

"Adapun masa depan, engkau ada didalam misteri. Aku tak akan hanyut dalam mimpi, aku tak akan menjual diri dan berspikulasi dengan ketidak pastian. Aku tidak akan terburu nafsu untuk meraih sesuatu yang tidak nyata hari esok. Hari esok tidak nyata, belum tercipta, kerena itu tak perlu diraba."

"Wahai anak manusia jadikan hari ini hari Anda adalah sebuah kalimat paling sederhana dalam pembendaharaan kamus 'kebahagiaan' orang-orang yang mendambakan dahsyatnya kehidupan terindah."